Synopsis film thirteen


By Iin (Alfara_Kyu)

Dosen : bu Elok

Mata kuliah perkembangan 2.

Sebuah film yang menrik dengan konflik remaja yag terjdi.seorang remaja putri yg mulai menginjak masa remajanya. Panggil saja “Tracy”. Tracy adalah gadis yg pintar membuat puisi. Di sekolahnya barunya ia ingin menjadi terkenal seperti Evie, orang yg pling terkenal dikalangan siswa cowok. Ia ingin bergabung di gengnya Evi, saat Tracy di ajak berbelanja di Red sell oleh Evi.ia sangat senang. Tracy tak punya uang waktu itu, dan ia mmikirkan bagamana crax ia mndpatkan uang, akhirnya tuk pertama kalinya Tracy mencuri uang mlik ibu-ibu yg sedang duduk disamping Tracy sambil telpon. Tracy berhasil bergaul dengan Evi, Cewek pling terkenal dikalangan cowok di sekolahnya. Sejak saat itulah Tingkah laku Tracy mulai menyimpang, mulai dri minum-minuman keras,ngedrag,tindik di perut dan lidah,membentak ibunya,bahkan hubungan sek bebas. Ibu Tracy sebenarnya seorang ibu yg perhatian n baik. Namun perhatiannya itu membuat Tracy tdk nyaman dan sperti bayi. Orang tua Tracy sudah tidak tinggal bersama, ayah tracy bekerja sampai lupa tuk memperhatikan Tracy n kluarganya,hingga membuat ibu tracy berselingkuh dengan laki-laki lain.itu yg membuat Tracy benci,n mencari kesenangan di luar. sampai akhirnya Mason kakak laki-laki Tracy memergoki ia di sebuah tempat seperti cewek murahan. Di rumah merka bertengkar hebat. ibunya juga mulai tahu bahwa dia memakai tindik dilidah & dipusar, sampai pada akhirnya ibunya tahu bahwa anaknya juga mengkonsumsi barang-barang terlarang tersebut. Ibunya yang tau itu merasa menyesal karena gagal dalam mendidik anak. Ketika semua kelakuannya terbongkar, temannya malah menjadikan loucy kambing hitam, dan meninggalkannya. Tracy menyesali semua perbuatannya sampai tidak bisa menenangkan dirinya sendiri karena masih ada pengaruh obat-obatan terlarang yang sempat dia konsumsi, tetapi pada saat itu ibunya berusaha menenangkan dia, dan tetap menyayanginya, seperti sebelumnya.

Identifikasi permasalahan

Permasalah yag terjadi pada Traci tidak lepas dari factor keluarga,ekomoni,pergaulan,dan lingkungan. identifikasi permasalahan yang nampak pada Tracy adalah sebagai berikut :

  1. Melihat temannya melakukan sesuatu hal yg belum ia rasakan seperti tindik,mengkomsumsi obat terlarak dan hubungan sek, Tracy mulai mencobanya,
  2. Rasa benci dan marah Tracy pada pacar ibunya,membuat emosinya tidak terkontrol dan sering membentak ibunya.
  3. Tracy sudah tidak memperdulikan sekolahnya lagi n lebih senang melakukan hal-hal yg negative dan senang-senang.
  4. Hubungan Tracy dengan keluaganya mulai renggang.
  5. Tracy melukai dirinya sendiri dengan menggores tangannya dengan gunting ketika ia marah atau kecewa.
  6. Ketika Tracy menginginkan sosok ayahnya hadir menemaninya,ayahnya tidak hadir,sehingga membuatnya merindukan kasih syang seorang ayah.
  7. Ibu tracy mencoba untuk menyadarkan Tracy, sampai di panggilkan psikiater,namun Tracy semakin menjadi.
  8. Ketika semua kelakuannya terbongkar, temannya malah menjadikan Tracy kambing hitam, dan meninggalkannya.

Analisis kritis

Pubertas adalah masa periode dalam rentan perkembngan ketika anak-anak  berubah dari makhluk aseksual menjadi makhluk seksual. Kata pubertas berasal dari kata latin yang artinya “usia kedewasaan”, kata ini lebih menunjukkan pada perubahan fisik dari pada perubaha perilaku yang terjadi pada saat indiv secara seksual menjadi matang.

Dari film Thirteen ini kita bisa melihat beberapa pandangan para tokoh tentang remaja yg Digambarkan dlm film ini.

  1. Aristoteles

Remaja punya hasrat yang sangat kuat dan cenderung berusaha memenuhi semua hasrat-hasrat tsb tanpa membeda-bedakan hasrat yang ada pada tubuh mereka. Hasrat seksual yang paling mendesak, dan dalam hal ini remaja  menunjukkan sifat hilangnya kontrol diri.

  1. .G.  Stanley Hall / Bapak Psikologi Remaja (1844 – 1924).

Adolescence  ( 12-25) masa badai topan (Strum and drung), mencerminkan kebudayaan modern yg penuh gejolak akibat pertentangan nilai-nilai

Pandangan tentang remaja

  • Perkembangan psikologis remaja dipengaruhi oleh sruktur genetik dari generasi kegenerasi/ sesuai dengan spesiesnya (mengakui konsep ontogeny dan pylogeny); dan juga faktor situasi dan budaya
  • Remaja disemua bangsa yang menjalani masa transisisi mengalami periode  “Storm and Stress”.→menunjukkan sikap menentang orang yang lebih tua, ekspresi emosi yang bersifat personal dan juga ekspresi emosi sedih.

Analisi kasus

Dalam  hal ini kita lihat bahwa tracy sudah tidak bisa mengontrol dirinya sendiri. Untuk memenuhi hasratnya ia brani mencuri,menindik pada perut dan lidahnya dan membentak ibunya. Pada tahap ini sangat jelas bahwa Tracy menunjukkan sikap menentang pada ibunya seperti yang Stanley kemukakan. Periode str om and stress sedang terjadi pada Tracy.

pada dasarnya Remaja sangat membutuhkan teman.Ada kecenderungan narcistic ( menyukai dirinya sendiri, menyukai temen-teman yang punya sifat-sifat sama dengan dirinya). Middle adolescence.( Peter Blos (1962). Tracy merasa bahwa Evi adalah teman yg pantas dan sehati dengannya, sehingga ia berusaha menjadi  teman Evi, dan setelah berhasil ia melakukan sma yg Evi lakukan. Baginya Evi adlah sahabatnya yg pling bisa mengerti ia. Evi memberika kesengan yg blum pernah ia rasakan seblumnya. Membuatnya mersa jdi pusat perhtian di scolnya.

PERKEMBANGAN EMOSI

Menurut Crow & Crow (1958) pengertian emosi adalah pengalaman afektif yang disertai penyesuaian dari dalam diri individu tentang keadaan mental dan fisik yang berwujud suatu tingkah laku yang tampak.

Karakteristik Emosi Remaja

Masa remaja secara tradisional dianggap sebagai periode “badai dan tekanan”, dimana pada masa itu emosi meninggi sebagai akibat dari perubahan fisik dan kalenjar. Namun tidak semua remaja menjalani masa badai dan tekanan, namun benar juga bila sebagian besar remaja mengalami ketidakstabilan dari waktu ke waktu sebagai konsekuensi usaha penyesuaian diri terhadap pola perilaku baru dan harapan sosial baru. Sejumlah penelitian tentang emosi remaja menunjukan bahwa perkembangan emosi mereka bergantung pada faktor kematangan dan faktor belajar. Kematangan dan belajar terjalin erat satu sama lain dalam mempengaruhi perkembangan emosi. Perkembangan intelektual menghasilkan kemampuan untuk memahami makna yang sebelumnya tidak dimengerti dimana itu menimbulkan emosi terarah pada satu objek. Kemampuan mengingat juga mempengaruhi reaksi emosional. Dan itu menyebabkan anak-anak menjadi reaktif terhadap rangsangan yang tadinya tidak mempengaruhi mereka pada usia yang lebih muda

Dengan meningkatnya usia anak, semua emosi diekspresikan secara lunak karena mereka telah mempelajari reaksi orang lain terhadap luapan emosi yang berlebihan, sekalipun emosi itu berupa kegembiraan atau emosi yang menyenangkan lainnya. Adapun karena anak-anak mengekang sebagian ekspresi emosi mereka, emosi tersebut cenderung berahan lebih lama daripada jika emosi itu diekspresikan secara lebih terbuka. Oleh kerena itu, ekspresi emosional mereka menjadi berbeda-beda.
Tidak semua semua perilaku didorong oleh emosi, tp emosi mendorong individu untuk melakukan perilaku yang emosional; mis; emosi marah memunculkan perilaku memukul. Setiap emosi memiliki reaksi yg berbeda-beda.seperti fiksasi. Fiksasi; pelekatan & pembatasan pd satu pola tingkah laku responsive yg tetap, shg menjdi stereotip kaku. Mis; tics (gerakan2 facial yg stereotip, membisu, membentur2kan kepala, dll, itu adlah salah satu dari Reaksi frustasi yg negatif / Defence Mechanism.

 

PERKEMBANGAN HUBUNGAN REMAJA & ORANG TUA

Pada masa remaja konflik dengan orang tua mengalami peningkatan dibandingkan masa anak-anak. Hal ini di sebabkan karena factor-faktor berikut:

  1. Perubahan fisik remaja/pubertas. Pubertas menyertakan berbagai perubahan-perubahan biologis maupun psikologis yang rawan menimbulkan konflik antar orang tua & remaja, misalnya ketika remaja berusaha mengekspresikan hasrat-hasrat seksualnya.
  2. Perubahan kognitif yang meliputi idealisme dan penalaran logis.
  3. Perubahan social yang berfokus pada tuntutan kemandirian dan pencarian identitas remaja.
  4. Perubahan kebijaksanaan orang tua.  .  .

 

Konflik orang tua dengan anak mencapai puncak pada masa remaja, namun secara umum tidak semenggemparkan seperti yang diprediksi oleh Stanley Hall. Konflik orang tua remaja biasanya lebih terfokus pada persoalan-poersoalan kehidupan sehari-hari,misalnya merapikan kamar, berpakaian yang rapi,kembali kerumah pada jam-jam tertentu, tidak berlama-lama menelpon, dll

Analisis

Dalam  hal ini kita lihat bahwa tracy sudah tidak bisa mengontrol dirinya sendiri. Untuk memenuhi hasratnya ia brani mencuri,menindik pada perut dan lidahnya dan membentak ibunya. Pada tahap ini sangat jelas bahwa Tracy menunjukkan sikap menentang pada ibunya seperti yang Stanley kemukakan. Periode str om and stress sedang terjadi pada Tracy.

Pada dasarnya Remaja sangat membutuhkan teman.Ada kecenderungan narcistic ( menyukai dirinya sendiri, menyukai temen-teman yang punya sifat-sifat sama dengan dirinya). Middle adolescence.( Peter Blos (1962). Tracy merasa bahwa Evi adalah teman yg pantas dan sehati dengannya, sehingga ia berusaha menjadi  teman Evi, dan setelah berhasil ia melakukan sma yg Evi lakukan. Baginya Evi adlah sahabatnya yg pling bisa mengerti ia. Evi memberika kesengan yg blum pernah ia rasakan seblumnya. Membuatnya mersa jdi pusat perhtian di scolnya.

Seperti yg di uraikan dia atas bahwasanya Masa remaja secara tradisional dianggap sebagai periode “badai dan tekanan”, itulah yg di alami Tracy, ketika ia mulai beranjak remaja yg biasa kita kenal dengan istilah trennya masa ABG ( anak baru gedhe) ia mengalami tekanan batin dengan perpisahan orang tuanya, ayah tracy yg sibuk dengan pekerjaannya dan tak sempat memperhtikan tracy lgi, dan juga kenyataan bahwa ibunya sudah mempunyai pacar. Hal itu membuat tracy marah dan mencari kesenangan di luar bersama temannya.n membuat hubungan tracy dengan kluarganya renggang. Ketika Tracy berada di puncak kemrhannya ia akan pergi kekamar mandi dan melukai tangannya dengan gunting, perilaku ini yag dikenal dengan fiksasi.dimana seorang remaja melukai dirinya sendiri agar ia tenang.

 

Kesimpula

Dalam dunia remaja peran orang tua dan lingkungan sangatlah penting. Dimana keduanya akan membantu membentuk perilaku remaja dan jga membantu mereka untuk melewati msa remaja mereka. Seorang remaja memerlukan perhatian yg khusus, bukan di kekang ataupun di bebaskan, di masa ini akan lebih baik jika orang tua berperan sebagai sahabat mereka, agar mereka bisa terbuka dan mau bercerita tentang permaslahan yg dialaminya, agar si remaja tidak melakukan hal-hal yg melanggar hokum ataupun norma. Jika si remaja merasa bahagia dan nyaman ia akan bisa memilih temn,antara yg baik dan tidak.  Sebaliknya jika si remj tdk mrasa nyaman dan bahagia,ia akan cenderung mencari kenyamana dan kebahaiaan itu di luar rumah dan lbih cenderung mlakkan perbuatan yg mlanggar hokum dan norma. Ada sebuah pepat yg mngatakan bahwa masa remaja adalah masa penentu, yg mna jika masa remaja bisa dilewati dgn baik, maka saat dewasa nnti ia akan hidup bahagia tanpa penyesalan,tapi jika tdk terlwai dgn baik, mka dwsa nnti ia akan menyesal dan tidak bahagia,.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s