Analisis Film “A Dengerous method”


By.Alfara_kyu

Analisis Film

“A Dengerous method”

Burgholzli Clinic, Zurich,Switzerland. 17 Agustus 1904. Sabina Spierlrien  Untuk pertama kalinya dia di bawa ke tempat ini untuk pengobatan penyakitnya. Di Burgholzli Clini, Spierlrien  di tangani oleh Dr.Jung. Dr Jung mencoba mencari keterangan dengan berdialog bersama Spierlrien . dalam dialog tersebut diperoleh beberapa keterangan, Spierlrien  mengalami depresi. depresi yang ia alami tak lain ia dapat karena perlakuan ayahnya. Sejak ia kecil ia selalu di pukuli oleh ayahnya. Melakukan menstrubasi dan mencari penghinaan dari orang lain. Jung memulai terapi dengan penyembuhan berbicara,dan mendapat usul dari  Freud untuk melakukan Terapi radikal.Jung meminta Spierlrien   untuk membantu dalam penelitiannya. Karena dari awal Spierlrien   tertarik dalam dunia pengobatan, dia mnyetujuinya.

Jung menemui Freud, dan berbicara tentang pemikiran-pemikiran Freud, dan juga tentang pasien yang sedang ia tangani. Jung sedikit menentang pemikiran Freud tentang teori libidonya. Manusia memiliki sifat dasar untuk melawan instingnya dalam memenuhi kebutuhan seks. Jung meyakini selalu ada perlawan yang muncul dari dalam diri setiap individu untuk menekan kebutuhan seks. Selanjutnya Feud mengirim Dr.Otto untuk membantu penelitian Dr.Jung.  seperti Freud, Dr.Otto juga mempunyai pengalaman buruk pada ayahnya. Pemikiran Dr.Otto ini hampir sama dengan pemikiran Freud. Pemikiran pemikiran Dr.Otto ini lah yang pada akhirnya bisa mempengaruhi pemikiran Jung. Terlibat dalam hubungan dengan Pasien, memberikan kepuasan Seks yang di inginkan oleh Spierlrien.

Jung menyadari hal ini adalah sesuatu yang salah, methode yang ia lakukan dengan terlibat hubungan dengan pasien tidak akan menyembuhkannya. Ia ingin memutuskan hubungan, namun Spierlrien  membuat ulah, sehingga Jung harus keluar dari Rumah sakit. Jung meminta Freud untuk membantunya dalam masalah ini.

Pemikiran Jung dan Freud sangat berbeda. Jung tidak setuju dengan pemikiran Freud yang menitik beratkan Seks sebagai kebutuhan utama manusia, pandangan Freud tentang agama, dan tentang teorinya odicus complek.hal  itu membuat hubungan Jung dengan Freud retak. Freud merekut Spierlrien   untuk menjadi salah satu psikiaternya. Ia memberikan Spierlrien   beberapa pasien yang harus ditangani. Spierlrien  sepenuhnya sembuh dan menjadi psikiater yang bekerja pada Freud.

Dalam film berdurasi 1:39:4 detik ini, mengulas secara jelas teori antara Freud dan Jung. Bagaimana Freud memandang hidup, dan lebih menitik beratkan pada pentingnya hubungan seksualitas, sedangkan pandangan jung yang mengatkan bahwa hubungan seksualitas sama halnya dengan kebutuhan lainnya, seperti makan, minum,dll. Jung pada mulanya adalah pengikut setia Freud, namun  Jung mempunyai pemikiran yang berbeda dengan Freud. Perbedaan intelektual antara kedua tokoh inilah mampu dikemas secara menarik dalam film A dengerus Method yang disutradarai oleh Cronenberg. Meskipun pada akhir cerita tidak di ceritakan tentang gambaran lengkap akhir dari perdebatan antara Jung dan Freud, namun  film ini cukup menarik untuk dilihat, dan bisa membantu dalam memahami teori yang dikemukakan Freud dan Jung.

Dalam teori Freud setiap manusia harus melewati serangkaian tahap perkembangan dalam proses menjadi dewasa. Tahap-tahap ini sangat penting bagi pembentukan sifat-sifat kepribadian yang bersifat menetap. Menurut Freud, kepribadian orang terbentuk pada usia sekitar 5-6 tahun (A.Supratika, 1984), yaitu: (1) tahap oral, (2) tahap anal: 1-3 tahun, (3) tahap Fasis: 3-6 tahun, (4) tahap laten: 6-12 tahun, (5) tahap genetal: 12-18 tahun, (6) tahap dewasa, yang terbagi dewasa awal, usia setengah baya dan usia senja.

Pada fase Fasis akan timbul Oedipus Complex yang di ikuti fenomena canstration anxiety (pada laki-laki) dan penis envy (pada perempuan). Oedicus Complex adalah kateksis obyek seksual kepada orang tua yag berlawanan jenis sertapermusuhan terhadap orang tua sejenis.

Freud menitik beratkan pentingnya hubungan seksualitas yang nantinya dikenal dengan teori Libido.

Jung pada mulanya adalah pengikut setia Freud, namun Jung mempunyai pemikiran yang berbeda dengan Freud. Jung menolak pandangan freud yang memitik beratkan pada pentingnya seksualitas, menurutnya kebutuhan seks setara dengan kebutuhan manusia lainnya. Jung juga menetang pandangan meknistik terhadap dunia Freud, bagi jung TL manusia dipicu bukan hanya dari masa lalu, tetapi juga antisipasi masa depan, tujuan dan aspirasinya.Freud memandang kehidupan sebagai usaha memusnahkan atau menekan kebutuhan insting yang terus menerus timbul, sedang jung memandang kehidupan sebagai perkembangan yang kreatif.

Perbedaan pandangan ini lah yang pada akhirnya membuat hubunga Jung dengan Freud retak.

One thought on “Analisis Film “A Dengerous method”

  1. Ping balik: Analisis Film “A Dangerous Method” (Keretakan Hubungan Jung & Freud) | Others Ace Project

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s